Bojonegoro_Suasana Wisata Grogolan, Kecamatan Dander, tampak berbeda pada Selasa, 23 November 2025. Sejak pagi, area wisata alam itu dipenuhi tawa, yel-yel, dan semangat puluhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STIT Muhammadiyah Bojonegoro yang mengikuti kegiatan outbond semester V (Lima)
Sebanyak 50 mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan yang mengusung tema “Semangat Baru Menuju 2026, Mahasiswa Merahkan Grogolan dengan Kegiatan Outbond Bersama.” Bukan sekadar kegiatan luar ruang, outbond ini menjadi ruang belajar alternatif yang menekankan pengalaman langsung, kekompakan, dan pembentukan karakter.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Sriyanti, M.Pd.I, dosen pengampu Mata Kuliah Outbond sekaligus Ketua Program Studi PIAUD. Di sela kegiatan, ia menegaskan bahwa pembelajaran mahasiswa tidak cukup hanya dengan teori di ruang kelas.
“Mahasiswa PIAUD harus kuat secara mental, mampu bekerja sama, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Semua itu bisa dilatih melalui pengalaman langsung seperti outbond ini,” ungkapnya.
Di bawah koordinasi Novi Nur Laili Muhibbah selaku Ketua Panitia, mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok. Masing-masing kelompok dipimpin oleh Prihantini, Siti Mutmainah, Marpuah, dan Farida. Tantangan demi tantangan dilalui bersama mulai dari permainan kerja tim hingga simulasi kepemimpinan yang menuntut kepercayaan, komunikasi, dan strategi.
Sorak sorai peserta terdengar setiap kali satu kelompok berhasil menuntaskan tantangan. Tak jarang, kegagalan justru disambut dengan tawa dan saling menyemangati. Di situlah nilai kebersamaan terbangun secara alami.
Salah satu peserta, Prihantini, mengaku kegiatan ini memberikan kesan mendalam.
“Capek, tapi menyenangkan. Kami belajar saling percaya dan tidak egois. Rasanya lebih dekat dengan teman-teman dan juga dosen,” tuturnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Farida menilai kegiatan outbond ini memberi pengalaman yang relevan dengan peran mahasiswa sebagai calon pendidik.
“Sebagai calon guru PAUD, kami tidak hanya dituntut sabar, tapi juga kreatif dan mampu bekerja dalam tim. Outbond ini benar-benar melatih itu semua,”katanya.
Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa dan dosen melakukan refleksi bersama. Bagi mahasiswa PIAUD, outbond ini bukan hanya tentang permainan, tetapi tentang membangun karakter, kepemimpinan, dan kesiapan diri menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Prodi PIAUD STIT Muhammadiyah Bojonegoro dalam mewujudkan visi program studi, yaitu:
"Mewujudkan Pendidik Anak Usia Dini Yang Profesional, Berkarakter dan Berkepribadian Islami"
Melalui kegiatan outbond bertema Semangat Baru Menuju 2026, mahasiswa PIAUD diharapkan membawa nilai kebersamaan, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam perjalanan akademik serta pengembangan diri sebagai pendidik anak usia dini yang unggul dan berkarakter.