Stadion Letjen H.
Sudirman Bojonegoro dipenuhi lautan manusia pada Sabtu (29/11/2025). Sejak
pagi, suasana begitu meriah dan hangat. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten
Bojonegoro menggelar Tabligh Akbar dalam rangka Milad Muhammadiyah ke-113,
dengan menghadirkan langsung sosok inspiratif, Wakil Menteri Haji & Umroh
Republik Indonesia, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.Si. Kehadiran beliau
menambah semangat masyarakat yang sudah sejak lama menantikan momentum istimewa
ini.
Di tengah antusiasme
besar tersebut, STIT Muhammadiyah Bojonegoro turut berkontribusi dengan cara
yang unik dan penuh makna. Melalui kolaborasi antara Badan Eksekutif Mahasiswa
(BEM) dan seluruh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP), mereka menghadirkan kegiatan
berbagi yang membawa nuansa positif bagi siapa pun yang hadir. Kegiatan ini
bukan sekadar hadir untuk meramaikan, tetapi untuk menegaskan bahwa mahasiswa
STIT siap berdiri di garda terdepan dalam menebar manfaat.
Untuk mendukung
suasana meriah, mahasiswa menyiapkan 400 cup es krim, aneka jajanan tradisional
Nusantara, serta minuman gratis. Dengan Jumlah yang mencapai 1.113 makanan dan
minuman, angka yang dipilih secara khusus
sebagai simbol semangat 113 tahun perjalanan Muhammadiyah. Angka itu seolah
menjadi pengingat bahwa gerakan kebaikan yang dimulai sejak puluhan tahun lalu
masih terus berlanjut hingga hari ini dan kini diteruskan oleh generasi muda.
Kegiatan ini
mendapat dukungan penuh dari pihak kampus, mulai dari pendanaan, fasilitas,
hingga seluruh sarana yang dibutuhkan. Komitmen ini menunjukkan bahwa kampus
tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik di ruang kelas, tetapi juga
memberikan ruang bagi mahasiswanya untuk mengembangkan nilai-nilai sosial dan
kepemimpinan secara nyata di tengah masyarakat.
Saat pembagian
dimulai, suasana makin hangat. Masyarakat yang memadati stadion tampak antusias
menerima jajanan dan minuman yang dibagikan. Ada banyak senyum yang muncul
begitu saja, ucapan terima kasih yang mengalir tulus, dan momen-momen kecil
yang mengingatkan semua orang bahwa kebaikan tidak harus besar untuk bisa
berdampak. Di tengah keramaian, mahasiswa tampak kompak: sebagian mengatur alur
pembagian, sebagian mengarahkan masyarakat, sementara yang lain membagikan
makanan dengan penuh semangat.
Yang menarik,
interaksi antara mahasiswa dan masyarakat berjalan sangat natural. Banyak anak
kecil yang antusias saat menerima es krim, ibu-ibu yang tersenyum hangat,
hingga bapak-bapak yang tak segan mengapresiasi inisiatif mahasiswa. Semua itu
membuat kegiatan berbagi ini terasa begitu hidup dan penuh cerita. Vibes
positif benar-benar terasa dari awal hingga akhir acara.
Lebih dari sekadar
membagi makanan, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara
kampus dan masyarakat. STIT Muhammadiyah Bojonegoro menunjukkan bahwa mereka
hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari
komunitas yang ingin tumbuh bersama masyarakatnya. Mahasiswa belajar banyak
hal: kerjasama, empati, komunikasi, dan bagaimana sebuah kegiatan sosial bisa
menjadi cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai persyarikatan dalam jiwa
generasi muda.
Kegiatan ini juga
menjadi bukti bahwa gerakan sederhana bisa meninggalkan kesan besar.
Partisipasi BEM dan HMP dalam Milad Muhammadiyah ke-113 ini diharapkan dapat
menjadi inspirasi untuk menghadirkan lebih banyak kegiatan sosial yang kreatif,
berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Semangat berbagi yang
muncul dari kegiatan ini diharapkan bisa terus tumbuh, tidak hanya pada momen
milad, tetapi juga dalam berbagai agenda sosial lainnya.
Pada akhirnya,
kegiatan berbagi ini menjadi salah satu warna tersendiri dalam rangkaian Milad
Muhammadiyah ke-113 di Bojonegoro. Dengan semangat muda, gerak cepat, dan
kepedulian yang tulus, mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro menunjukkan bahwa
mereka siap menjadi bagian dari perjalanan panjang Muhammadiyah dalam menebar
kebaikan. Semoga langkah kecil ini menjadi inspirasi untuk terus bergerak,
terus berbagi, dan terus menghidupkan nilai-nilai persyarikatan dalam bentuk
yang kekinian, merakyat, dan penuh makna.